
Pertumbuhan digital yang semakin marak membuat platform marketing berubah secara dramatis. Menjadikan marketing digital menjadi keharusan yang tidak terelakkan. Meminjam data statistik salah agensi digital marketing, We are Social di tahun 2023, pengguna media sosial mencapai 4,67 miliar per awal tahun 2023. Ini berarti 60 persen dari total populasi dunia merupakan pengguna aktif sosial media. Sementara di Indonesia sendiri, masih menurut laporan yang dikeluarkan We are Social, di tahun yang sama ada 167 juta penduduk Indonesia yang aktif menggunakan media sosial, ini berarti juga merengkuh 60 persen penduduk Indonesia. Menariknya rata rata individu orang Indonesia menggunakan media sosial dengan durasi 3 jam 18 menit per hari. Amazing !!
Kalau dikulik lebih lanjut dan dalam, media sosial yang media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah Whatsapp, kemudian disusul oleh Instagram dan Facebook masing masing pada urutan kedua dan ketiga. Durasi rata-rata pengguna media sosial di Indonesia per bulannya termasuk lumayan tinggi di mana pengguna media sosial menghabiskan waktu 29 jam 6 menit perbulan untuk Whatsapp, 29 jam untuk TikTok, 26 jam 48 menit untuk Youtube, 15 jam 24 menit untuk Instagram, dan 14 jam 36 menit untuk Facebook. Seiring dengan dengan banyaknya pengguna media sosial dan durasi penggunaannya di Indonesia, terjadi juga perubahaan pola perilaku masyarakat.
Salah satunya adalah perubahaan perilaku dalam mencari informasi. Menurut Cahyono (2016) Masyarakat dapat mencari informasi secara lebih mudah, efektif, dan efisien karena tidak terhalang waktu, tempat, dan tenaga. Pada penelitian ini, Instagram akan dijadikan objek media sosial yang akan diteliti karena Instagram merupakan media sosial yang kedua paling banyak digunakan di Indonesia. Perubahan ini pun merubah dalam konteks bisnis dan pemasaran. Pemasaran “konvensional” yang biasa dilakukan mau tidak mau juga ikut merubah karena ada perubahan perilaku ini.
Seorang konsumen tertarik untuk mendapatkan informasi mengenai sebuah merek, mereka cenderung mencari informasi melalui platform media sosial. Saat ini, media sosial telah banyak dipilih oleh masyarakat untuk mencari informasi sebuah merek sebagai dampak dari bertumbuhnya ponsel pintar dan wireless device. Perusahaan juga dapat memanfaatkan pengguna media sosial untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait konsumen agar dapat membuat keputusan pemasaran yang lebih bijak.
Beranjak dari hal tersebut, bagi pelaku yang bergerak di bidang pemasaran perlu untuk mendalami aspek aspek yang perlu dikembangkan agar sebagai marketer mempunyai kemampuan digital marketing, agar sederetan strategi pemasaran digital yang diimplementasikan bisa sesuai dengan harapan. Kalau kebetulan belum mempunyai pengalaman memadai tentang digital marketing , tidak perlu khawatir ……banyak pilihan pilihan buat kita untuk mendalami perihal dan skill digital marketing melalui kursus digital marketing. Sehingga kita bisa mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan terstruktur. Salah satu agensi kursus digital marketing yang bisa dicoba adalah kursus digital marketing yang diadakan oleh Argia Academy. Di Argia Academy , kita tidak hanya bisa mendapatkan ilmu pelatihan digital marketing yang komprehensif tapi juga bisa mendapatkan sertifikasi digital marketing di Lembaga Sertifikasi Profesi LSP Teknologi Digital. Ayuk belajar Digital Marketing

